Awesome Image

29 Nov 2025

INOVASI ECOBARABAGIK, LIMBAH TEMBAKAU DISULAP MAHASISWA JADI BRIKET ENERGI ALTERNATIF PRODUKTIF

Bagik Payung Selatan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bina Desa Fakultas MIPA Universitas Hamzanwadi menghadirkan inovasi energi terbarukan bagi masyarakat Desa Bagik Payung Selatan melalui program sosialisasi pembuatan briket bertajuk “Energi Alternatif, Rezeki Produktif”. Kegiatan ini mengajak warga melihat peluang usaha dari limbah pertanian di sekitar mereka, khususnya limbah batang tembakau yang selama ini kurang termanfaatkan.

Kegiatan sosialisasi yang digelar di Desa Bagik Payung Selatan tersebut mendapat sambutan luas dari berbagai unsur masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini Pemerintah Desa, para Kepala Dusun se-Desa Bagik Payung Selatan, Kelompok Pemuda desa, serta perwakilan kelompok KKN dari wilayah lain yang tertarik mempelajari inovasi briket ini, menandakan besarnya harapan lahirnya wirausahawan baru dari desa.

Acara diawali dengan pemaparan materi oleh Dosen Universitas Hamzanwadi, Badrul Wajdi, M.Pd., yang menjelaskan potensi briket sebagai energi alternatif ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomis tinggi. Suasana forum menjadi interaktif ketika sesi tanya jawab dibuka, di mana peserta, terutama para pemuda, aktif bertanya mengenai teknis pembuatan hingga strategi pemasaran produk briket.

Puncak kegiatan ditandai dengan perkenalan produk inovasi briket karya mahasiswa KKN yang diberi nama “Ecobarabagik”. Produk ini diformulasikan dari limbah batang tembakau, salah satu komoditas pertanian utama di Desa Bagik Payung Selatan, sehingga tidak hanya mengurangi masalah limbah tetapi juga menghadirkan sumber energi alternatif yang memiliki nilai jual. Melalui Ecobarabagik, mahasiswa berupaya mengangkat potensi lokal dan membuka peluang sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Antusiasme peserta semakin tampak ketika mereka melihat langsung bentuk fisik briket Ecobarabagik yang siap pakai. Forum sosialisasi ini berhasil menumbuhkan minat berwirausaha, ditandai dengan adanya peserta yang menyatakan ketertarikan untuk menindaklanjuti pelatihan dengan merintis usaha produksi briket secara mandiri. KKN Bina Desa FMIPA Universitas Hamzanwadi berharap Ecobarabagik dapat berkembang menjadi produk unggulan desa sekaligus menjadi langkah awal kemandirian ekonomi masyarakat Bagik Payung Selatan melalui pengembangan energi alternatif.

by. admin

.